Jombang Genjot Verifikasi Siswa Sekolah Rakyat, Target 270 Pelajar Kurang Mampu
Sekolah Rakyat memiliki misi mulia untuk mencetak anak-anak bangsa yang kompeten dan terampil dari keluarga miskin. Program tersebut berupaya keras untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Verifikasi dan validasi ketat dilakukan untuk memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran, menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
Proses pendataan calon siswa melibatkan Tim Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Jombang. Setelah verifikasi, semua hasil asesmen diajukan kepada Bupati untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK) peserta didik. Langkah ini menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam seleksi calon siswa, sehingga tidak ada penyalahgunaan program.
Kepala Dinas Sosial Jombang, Agung Hariadi, menambahkan kuota 270 pelajar kurang mampu untuk 3 jenjang, SD, SMP, SMA per jenjang 90 siswa sedangkan per rombel 30 siswa.
"Untuk penjangkauan Calon Siswa SR tahun ini petunjuk dari Kemensos multy entry multy exit, artinya tidak harus kelas 1 di semua jenjang karena ada prioritas untuk menjangkau anak terlantar/tidak sekolah, anak putus sekolah/DO, dan desil 1 dan 2 atau tidak mampu tapi tidak masuk DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional)," imbuhnya.
Menurut Agung, melalui validasi kolaboratif yang menyentuh langsung hati masyarakat ini, Pekab Jombang optimistis program tersebut tidak hanya sekadar memberikan akses pendidikan gratis, melainkan menjadi jawaban nyata atas impian kesejahteraan yang dinantikan oleh warga kurang mampu di Jombang.
Editor: Zainul Arifin