Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tuntutan Tak Digubris, Massa FRMJ Bertahan Dirikan Tenda Bermalam di Depan Kantor Pemkab Jombang
Advertisement . Scroll to see content

Perkonas Desak Pemkab Jombang Inventarisasi Potensi Kontraktor Lokal, Ini Alasannya

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:34 WIB
  • author Aries
Perkonas Desak Pemkab Jombang Inventarisasi Potensi Kontraktor Lokal, Ini Alasannya
Ketua DPC Pengusaha Kontraktor Nasional (Perkonas) Kabupaten Jombang, Muhammad Masrur, ST. (Foto: Mojokerto.iNews.id/ Aries).

JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Pengusaha Kontraktor Nasional (Perkonas) Jombang menekankan pentingnya langkah awal berupa inventarisasi perusahaan konstruksi atau pemetaan potensi kontraktor di Jombang oleh pemerintah daerah. Inventarisasi ini sangat krusial untuk memetakan spesialisasi dan kualifikasi masing-masing penyedia jasa.

Selain itu, mekanisme sistem pekerjaan non-tender atau Penunjukan Langsung (PL) juga harus mengedepankan aspek transparansi dan berbasis rekam jejak kompetensi, bukan didasarkan pada faktor kedekatan personal (nepotisme).

"Pemerintah perlu melakukan audit atau inventarisasi potensi agar kita tahu siapa yang ahli di bidang apa. Dengan begitu, dalam sistem PL, yang dikedepankan adalah profesionalitas. Ini penting untuk menghindari kecurigaan antarpihak dan memastikan iklim pembangunan di Jombang tetap kondusif," kata Ketua DPC Perkonas Jombang Muhammad Masrur, Rabu (13/5/2026).

Raperda Jasa Konstruksi

Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) saat ini tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

Regulasi itu diproyeksikan menjadi payung hukum fundamental untuk mengatur tata kelola, standarisasi, serta pemberdayaan aktor industri konstruksi di Kota Santri.

Masrur menyebut, Perkonas mengapresiasi inisiasi Raperda tersebut agar mampu menciptakan iklim usaha yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut