Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jejak Majapahit di Tuban, Goa Suci dan Watu Gajah
Advertisement . Scroll to see content

Hubungan Erat Tuban dan Majapahit, Berakhir dengan Pemberontakan?

Jum'at, 16 Juni 2023 | 12:03 WIB
  • author Nanda Alifya Rahmah
Hubungan Erat Tuban dan Majapahit, Berakhir dengan Pemberontakan?
Ilustrasi perang Majapahit. (Foto: Wikipedia)

Karena jasanya, Ranggalawe diangkat sebagai bupati Tuban yang merupakan pelabuhan utama Jawa Timur saat itu. 

Naas di kemudian hari, nama Ranggalawe justru dicatat sebagai salah satu pemberontak besar Majapahit. Apa yang terjadi?

Menurut catatan Pararaton, pemberontakan Ranggalawe terhadap Kerajaan Majapahit dipicu oleh hasutan seorang pejabat licik bernama Mahapati. Kisah ini diurai secara lebih rinci dalam Kidung Panji Wijayakrama dan Kidung Ranggalawe.

Awalnya Ranggalawe merasa tidak puas atas pengangkatan Nambi sebagai rakryan patih. Menurutnya, jabatan patih utama Majapahit lebih tepat diserahkan kepada Lembu Sora, pamannya, yang dinilainya jauh lebih berjasa dalam perjuangan daripada Nambi.

Hal inilah yang dimanfaatkan Mahapati untuk memanipulasi situasi antara Majapahit dan Ranggalawe. Dalam sebuah pertempuran di Sungai Tambak Beras, Ranggalawe menjemput ajalnya di tangan Kebo Anabrang, utusan Majapahit.

Editor: Trisna Eka Adhitya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut