Atlet Ju-jitsu dari 9 Negara Bertarung di Mojokerto, Saling Mengunci Melumpuhkan Lawan
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan event itu diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet bela diri unggulan baru dari lokal Mojokerto yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
"Kota Mojokerto sudah sempat mendapatkan medali emas pada turnamen PON Beladiri yang mewakili Jawa Timur. Ini merupakan sebuah kebanggaan. Dengan saat ini kita menjadi tuan rumah pada Wali Kota Cup Ju-Jitsu ini, atlet-atlet yang berprestasi akan lebih banyak lagi. Muncul bibit-bibit atlet baru ke depannya, sehingga akan semakin banyak lahir SDM berprestasi khususnya di bidang olahraga Ju-Jitsu tentunya dari putra daerah," katanya.
Ning Ita sapaan akrabnya menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas antusiasme para peserta. Menurutnya, kejuaraan itj diikuti lebih dari 300 atlet dari 25 klub, mewakili 15 kabupaten/kota di tujuh provinsi di Indonesia, dan atlet mancanegara dari Filipina dan Timor Leste.
Menurut Ning Ita, event itu tidak hanya menjadi ajang penjaringan bibit atlet berprestasi, etapi juga turut menggerakkan roda perekonomian daerah melalui meningkatnya kunjungan peserta beserta pendamping ke Kota Mojokerto.
"Turnamen kali ini kita harapkan mampu memberi dampak positif bagi perekonomian Kota Mojokerto melalui kehadiran ratusan atlet dari berbagai daerah. Pelaku UMKM, pengusaha kuliner, perhotelan, hingga transportasi tentu akan merasakan manfaatnya," kata Ning Ita saat membuka acara.
Editor : Zainul Arifin