get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengasuh Ponpes di Jombang Desak Pembenahan Kepanitiaan Muktamar NU 2026, Ini Alasannya

Menuju Muktamar NU: Gus Salam Sebut Pengurus Daerah NU Rindu Keteduhan, Soliditas dan Integritas

Rabu, 10 Juni 2026 | 11:27 WIB
header img
Mantan Ketua PWNU Jatim sekaligus pengasuh Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam. Foto: Mojokerto.Inews.id/Zainul Arifin

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Menuju Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang rencananya digelar pada Agustus 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) disebut-sebut merindukan perubahan kepemimpinan pada jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Hal itu disampaikan mantan wakil ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam setelah menyambangi berbagai fungsionaris PCNU dan PWNU di hampir seluruh daerah di Tanah Air, mulai Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga NTT (Nusa Tenggara Timur).

"Mereka merindukan kepempimpinan yang penuh dengan keteduhan, soliditas, integritas dan transparan. Itu yang saya temukan dari silaturahim beberapa waktu ini," kata Gus Salam ditemui di kediamannya Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, para pengurus organisatoris NU di tingkat kabupaten/kota serta provinsi terdampak dan konsekuensi negatifnya dari konflik dan perseteruan di tubuh PBNU yang tidak produktif dan membuang-buang energi.

"Apalagi konflik itu juga memberikan efek nyata di jajaran struktur PWNU maupun PCNU dengan terbelengkainya SK-SK di PWNU dan PCNU maupun agenda-agenda organisasi," katanya.

"Beliau-beliau kedepan menginginkan di PBNU harus punya teladan dalam keteduhan, soliditas dan integritas, karena kita juga menyimpulkan konflik terjadi adalah minimnya integritas di tubuh personal PBNU," lanjutnya.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut