Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Alumni Pesantren Tebuireng Jombang Siap Masuk Kepengurusan PBNU 2026
Advertisement . Scroll to see content

Pengasuh Ponpes di Jombang Desak Pembenahan Kepanitiaan Muktamar NU 2026, Ini Alasannya

Rabu, 01 April 2026 | 16:08 WIB
  • author Zainul Arifin
Pengasuh Ponpes di Jombang Desak Pembenahan Kepanitiaan Muktamar NU 2026, Ini Alasannya
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Jombang, KH Zainul Ibad Wijaya As’ad atau Gus Ulib. Foto: Mojokerto.iNews.id/Dok. Zainul Arifin

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Jombang, KH Zainul Ibad Wijaya As’ad atau Gus Ulib mendesak untuk dilakukan pembenahan total struktur kepanitiaan Muktamar NU 2026 yang telah terbentuk.

Panitia Muktamar NU 2026 yang telah terbentuk yakni  Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai ketua. Kemudian Katib Am PBNU sebagai Steering Committee (SC) atau panitia pengarah, Mohammad Nuh sebagai sekretaris SC dan sekretaris Organizing Committee (OC) atau panitia pelaksana, Amin Said Husni.

Gus Ulib menyatakan, pembenahan perlu dilakukan demi menjamin lahirnya kepengurusan yang lebih baik dan mampu membawa perubahan positif bagi organisasi.

"Keberhasilan Muktamar sangat bergantung pada integritas penyelenggara yang harus bersih dari berbagai kepentingan luar. Saya berharap dilakukan pembenahan total (kepanitiaan)," kata Gus Ulib, dalam pernyataannya, Rabu (1/4/2026).

Pengasuh Ponpes Darul Ulum Jombang tersebut menekankan pentingnya sterilisasi kepanitiaan dari anasir-anasir jahat, joki politik, hingga pengaruh kepentingan tambang yang dinilai tidak memberikan faedah bagi NU.

Dia menyoroti masalah netralitas panitia yang ditunjuk saat ini, terutama bagi mereka yang dianggap justru menawarkan diri demi posisi tertentu.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut