Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jejak Majapahit di Tuban, Goa Suci dan Watu Gajah
Advertisement . Scroll to see content

Wisata Troloyo Majapahit, Napak Tilas Para Pedagang Muslim di Masa Lalu

Sabtu, 02 Juli 2022 | 15:07 WIB
  • author Nanda Alifya Rahmah
Wisata Troloyo Majapahit, Napak Tilas Para Pedagang Muslim di Masa Lalu
Tampilan depan Situs Troloyo yang terkenal sebagai wisata religi. (Foto: Disparpora Mojokerto)

Troloyo sebagai Wisata Sejarah dan Arkeologi

Dalam tulisan Masyhudi yang tentang komunitas muslim di Majapahit tercantum dalam buku "Majapahit: Batas kota dan Kejayaan di Luar Kota" disebutkan bahwa, sejumlah cerita rakyat yang dikumpulkan oleh J. Knebel menyebutkan Troloyo sebagai tempat peristrirahatan bagi kaum pedagang di masa lalu.

Para pedagang ini adalah para pedagang muslim yang juga berperan menyebarkan agama Islam kepada Prabu Brawijaya V beserta para pengikutnya. Nama 'tralaya' berasal dari kata 'setra' dan 'pralaya'. Setra berarti tegal atau tanah lapang tempat pembuangan mayat. Kata pralaya berarti rusak, mati, atau kiamat. 

Benda-benda purbakala di situs ini meliputi batu nisan asli yang bersebaran di area makam. Pada sejumlah nisan, masih dapat dilihat lambang kebesaran Surya Majapahit yang berpadu dengan huruf Arab. 

Pada nisan-nisan tersebutlah para sejarawan ada arkeolog memperlajari bagaimana kondisi Kerajaan Majapahit di masa lalu.

Editor: Trisna Eka Adhitya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut