Resiko Bonceng Tiga di Motor, Remaja Tewas Terlindas Truk Boks di Jalur Jombang-Surabaya

Jajang Sutris
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut di Jalur Jombang-Surabaya. (Foto: Jajang Sutris)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Jombang-Surabaya tepatnya di Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito,Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026) dini hari tadi.

Seorang remaja tewas terlindas truk boks setelah sepeda motor yang ditumpangi berbonceng tiga terjatuh saat mencoba mendahului kendaraan itu. Korban berinisial RFS (18) warga Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Sebelum kejadian, RFS membonceng dua temannnya di motor Scoopy pelat nomor S 2314 OAI warna merah. Mereka bersama gerombolan pemotor lain melaju dari arah Jombang menuju Surabaya.

Memasuki wilayah Jogoloyo, Sumobito, korban berusaha mendahului truk boks bernopol AA 9438 DJ yang dikemudikan oleh Wendi Prabowo (33), warga Surabaya.

Ketika melakukan manuver, motor diduga bersenggolan dengan sepeda motor lain yang berada dalam rombongan. Sepeda motor beserta tiga orang di atas motor pun jatuh ke sisi kiri dan masuk ke kolong truk boks.

Nahas, RFS terlindas hingga mengalami luka berat pada bagian kepala dan tewas seketika. Sementara dua orang lainnya berhasil selamat dari maut dengan kondisi luka-luka.

Wendi, sopir truk menduga kecelakaan maut terjadi diduga setelah korban terlibat senggolan motor dengan rombongannya. Wendy yang dalam perjalanan ke Sidoarjo setelah mengantarkan paket sempat melihat sepeda motor dari arah belakang melalui kaca spion sebelum kecelakaan.

“Rombongan motor banyak, terus terjadi senggolan sama temannya, habis itu jatuh ke mobil saya,” kata Wendi kepada iNews.id di Jombang.

Menurut Wendi, dua korban yang terjatuh berhasil keluar sendiri dari kolong truk. Namun, teman-teman korban kemudian memberi tahu masih ada satu orang yang tertinggal di bawah kendaraan, yakni Ryhan.

“Teman-temannya bilang, ‘Mas, masih ada satu, masih ada satu’. Ternyata yang meninggal itu satu orang,” ucapnya.

Insiden maut itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Korban tewas maupun luka yang masih remaja dievakuasi petugas ke rumah sakit. Sementara kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti.

Kepala unit penegakan hukum Satlantas Polres Jombang Ipda Nurul Iman menyebut petugas masih mendalami peristiwa yang terjadi di Jalur Jombang-Surabaya itu.

"Kami masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk dugaan senggolan antara sepeda motor sebelum kendaraan korban terjatuh ke kolong truk," ujarnya.

Polisi mengimbau para pengguna jalan agar berhati-hati di jalan raya dan mengingatkan resiko mengendarai motor berboncengan tiga. Selain dilarang, naik sepeda motor bertiga bisa menyebabkan kehilangan keseimbangan dan dapat berisiko fatal.

Editor : Zainul Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network