Gus Ipul Ungkap Kedisiplinan Sekolah Rakyat Hinggga Libatkan Kadet Unhan di Jombang

Zainul Arifin
Menteri Sosial Gus Ipul saat mengunjungi Sekokah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang. (Foto: Zainul Arifin)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Menteri sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Kamis (22/10/2026) mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang yang berlokasi di Desa Tunggorono, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Gus Ipul mengungkapkan bahwa penguatan kedisiplinan di lingkungan sekolah rakyat sangat penting. Menurut dia, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada siswa, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.

"Kunci sukses penyelenggeraan Sekolah Rakyat pada kedisiplinan Kepala Sekolah, Guru, Wali asrama, wali asuh seluruh pemangku kepentingan termasuk adalah para siswa," ungkap Gus Ipul di lokasi SRT 1 Jombang usai berdialog dengan siswa dan wali murid. 

Dikatakan Gus Ipul, untuk memperkuat kedisiplinan Kementerian Sosial (kemensos) bekerjasama dengan TNI dan Polri. Pendampingan juga melibatkan kadet atau mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan).

Penguatan kedisiplinan tersebut mencakup pembiasaan mengikuti jadwal kegiatan. Mulai dari bangun dan tidur tepat waktu, menata pakaian, menjaga barang pribadi, serta merawat lingkungan sekolah.

Gus Ipul menilai pembiasaan penting untuk membentuk kemandirian siswa, terutama karena mereka tinggal di lingkungan sekolah berasrama.

"Dalam rangka menguatkan kedisiplinan itu kami bekerja sama dengan Tni dan Polri. Hari hari ini kita ada Kadet atau mahasiswa Unhan yang melakukan kegiatan pendampingan penguatan kedisiplinan di SR," ujarnya.

Gus Ipul menambahkan sekolah rakyat di Indonesia sudah beroperasi dua tahun, dan sudah menampung 44 ribu siswa. Adapun gedung permanen sudah terbangun di 100 titik dan yang sudah beroperasi 93 titik.

Gus Ipul berharap pengembangan Sekolah Rakyat di Jombang tidak berhenti pada kapasitas yang tersedia saat ini. Pihaknya menargetkan dapat beroperasi penuh dan memberikan akses pendidikan kepada lebih banyak anak dari keluarga yang membutuhkan.

"Ke depan sekolah rakyat di Jombang ini bisa operasional penuh, artinya bisa menampung lebih dari 2000 siswa, mulai tingkat SD, SMP dan SMA," katanya.

Editor : Zainul Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network