JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Hari ini, Kamis (22/10/2026) Samsat Jombang tampil beda. Penampilan seluruh petugas di kantor pelayanan pengurusan dokumen dan pembayaran pajak bermotor itu berbusana muslim.
Petugas laki-laki mengenakan baju koko, peci hitam, dan sarung. Sedangkan yang perempuan memakai kerudung. Petugas tampil beda karena sedang merayakan Hari Santri Nasional 2026.
"Hari Santri ini pelayanan di Samsat menggunakan baju Santri, tujuannya agar lebih dekat dengan masyarakat," kata Kepala Urusan Registrasi Identifikasi (Kaur Regident) Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto kepada iNews.id.
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan. Tema tahun ini adalah Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.
Anang menyampaikan perayaan Hari Santri Nasional di kantor Samsat Jombang tidak merubah jadwal operasional. Seluruh layanan, termasuk pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantor induk, tetap beroperasi untuk melayani masyarakat.
Pelayanan tidak beroperasi apabila Hari Santri Nasional yang bertepatan hari libur nasional atau akhir pekan yang memang bukan jadwal operasional kantor.
Meski mengenakan pakaian nuansa santri, Anang menegaskan seluruh petugas tetap berkomitmen memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.
Penampilan beda para petugas mendapat apresiasi dari wajib pajak. Salah satunya Mariono yang sempat mengira pelayanan Samsat Jombang tutup saat peringatan Hari Santri Nasional 2026.
"Setelah saya datang ke lokasi, ternyata pelayanan tetap dibuka dengan suasana yang lebih religius dan ramah. Ini sangat bagus dan keren. Pegawai Samsat berbusana muslim. Sudah begitu, pelayanannya juga cepat. Sangat memuaskan," kata Mariono.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
