Pengakuan Sopir Truk Tabrak Lari 3 Remaja Tewas di Jombang, Panik Takut Dihakimi massa
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kecelakaan maut melibatkan YM (54) selaku sopir truk. Pelaku tabrak lari yang menewaskan tiga remaja pelajar di Jalan Mastrip Kabupaten Jombang, Jumat (15/5/2026) lalu, pukul 03.30 WIB ditangkap polisi. Penangkapan YM di rumahnya Padalarang, Jawa Barat setelah Satlantas Polres Jombang menyelidiki rekaman video dan keterangan saksi-saksi.
YM menyampaikan permintaan maaf atas perbuatannya kabur saat kejadian. Sopir truk tersebut mengaku bukan bermaksud untuk melarikan diri. Namun takut dimassa warga yang datang ke lokasi saat insiden.
YM mengatakan saat itu dia mengemudikan truk mitsubishi Fuso pelat nomor B 9559 PR sedang perjalanan mengirim muatan dari Bandung Jawa Barat menuju Surabaya.
Ketika melintas di Jalan Mastrip tepatnya simpang empat traffic light, Kepuhkembeng, Peterongan, truk terlibat tabrakan dengan motor yang menyeberang jalan. Karena panik, ia justru tak menghentikan truknya, tanpa menolong korban.
"Saya dengan suara benturan, tabrakan. Karena panik, sata melanjutkan perjalanan untuk mengirim barang," kata YM kepada iNews.id Jombang.
Dia mengaku sempat berhenti lama di daerah Mojoagung untuk mengecek kendaraan. Tak lama, setelah itu melanjutkan perjalanan lagi ke Surabaya. "Setelah menurunkan muatan, kemudian saya kembali pulang," katanya.
YM pulang melalui Tol Gempol Pasuruan. Selama perjalanan, dia mengaku diselimuti perasaan tidak tenang dan bahkan sempat akan menyerahkan diri ke kantor polisi saat berada di wilayah Pasuruan.
"Saya bingung tidak tenang. Akhirnya saya tidak jadi ke kantor polisi dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumah," katanya.
Editor : Zainul Arifin