KEDIRI, iNewsMojokerto.id - Persoalan pengelolaan sampah di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri dinilai membutuhkan langkah bersama dan terintegrasi. Salah satu opsi ialah membangun kembali kerja sama regional antardaerah, termasuk peluang mengolah sampah menjadi sumber energi listrik.
Wakil Ketua Komisi D, DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif mengatakan sebelumnya telah ada gagasan kerja sama pengelolaan sampah regional yang melibatkan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota.
Bahkan, kajian tersebut telah dilakukan dan sempat dituangkan dalam kesepakatan yang melibatkan tiga kepala daerah. Namun, kemudian tidak berlanjut karena adanya berbagai dinamika, salah satunya berkaitan dengan kemampuan fiskal daerah.
“Peluang untuk kerja sama antarkabupaten dan kota itu tentunya masih ada. Peluang itu ada ketika daerah kemudian mengusulkan kepada provinsi untuk melakukan kerja sama regional terkait pengelolaan sampah,” kata Khusnul saat sosialisasi infrastruktur dan pengelolaan persampahan disalah satu hotel di Kabupaten Kediri, Minggu (20/9/2026).
Legislator Jatim dari Nasdem tersebut mengatakan bahwa peluang kerja sama tersebut semakin relevan dengan adanya program pemerintah pusat terkait pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Menurut dia, sejumlah daerah di Jawa Timur telah masuk dalam proses pengembangan pengolahan sampah menjadi energi listrik. Karena itu, Kota dan Kabupaten Kediri dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan skema serupa apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“Potensi itu ada. Tetapi memang ada syarat dan ketentuan, termasuk timbulan sampah setiap harinya harus memenuhi standar minimum,” kata dia.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
