JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kisah santri SMP Sains Tebuireng Jombang yang sukses juara Liga Paralayang Jawa Timur Seri I 2026, akan dibahas iNews.id Jombang. Santri berprestasi itu bernama Shanum Anjanique. Dia meraih juara 2 pada kategori siswa putri dengan nomor ketepatan mendarat.
Ketertarikan Shanum terhadap olahraga paralayang bermula dari kebiasaannya mengikuti penerbangan tandem. Selain aktif di dunia olahraga, anak pasangan dari Hari DC dan Lenni Herawati tersebut juga memiliki hobi surfing.
Pengalaman beberapa kali terbang tandem membuat minat Shanum terhadap paralayang semakin besar. Dia akhirnya memutuskan untuk mempelajari olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain itu secara lebih serius. "Sejak SD, anak saya sudah aktif di Paralayang," kata Hari DC, Senin (20/7/2026).
Shanum yang kini berusia 13 tahun mulai belajar ground handling paralayang di lapangan AURI Pacitan pada kelas 4 SD Alam Pacitan. Ketekunan dan minatnya terhadap olahraga dirgantara itu membawanya lolos seleksi sebagai atlet FASI Paralayang Pacitan saat kelas 6 SD.
Shanum berkesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) atlet yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur selama dua minggu di Saradan dan Kota Batu. Memasuki jenjang SMP, Shanum kemudian melanjutkan pendidikan SMP Sains Tebuireng Jombang.
Siswi kelas VII itu kemudian mengikuti Liga Paralayang Jawa Timur Seri I 2026 di Gunung Banyak, Kota Batu, pada 17-19 Juli 2026 setelah mendapat izin dari pihak Pesantren Sains Tebuireng Jombang.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
