MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Bulan Muharram termasuk satu dari empat bulan suci (haram) bersama Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab dalam tradisi Islam.
Dalam sebuah hadits, dari Abu Bakrah radhiallahu‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
"Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharam, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya'ban." (HR Al Bukhari dan Muslim)
Setidaknya, umat Islam mengenal dua peristiwa yang sering mendapatkan perhatian penting di bulan yang suci ini, yaitu peringatan tahun baru hijriyah pada tanggal 1 Muharram dan Hari Asyura setiap tanggal 10 Muharram.
Pada tahun 2023, bulan Muharram atau disebut pula dengan nama bulan Suro dalam tradisi Jawa jatuh pada 19 Juli 2023. Pada bulan Muharram ini ada amalan puasa sunnah yang amat dianjurkan untuk umat Islam.
Amalan puasa tersebut dikenal dengan nama puasa Asyura dan Tasua.
Editor : Trisna Eka Adhitya
Artikel Terkait