Cerita Sri Tanjung Versi Relief Peninggalan Majapahit di Candi Surawana

Nanda Alifya Rahmah
Relief Sri Tanjung di Candi Surawana. (Foto: Following the Cap-Figure in Majapahit Templess Relief/Lidya Kieven)

Diam-diam, sang raja menginginkan Sri Tanjung yang cantik jelita. Raja Sulakrama pun mengatur muslihat.

Raja Sulakrama mengirim surat kepada Dewa Indra menyatakan bahwa Sidapaksa akan menyerang kahyangan. Oleh karena itu, Indra harus membunuhnya. 

Namun, Dewa Indra pada akhirnya mengetahui kebenarannya. Ia pun mengirim Sidapaksa pulang. 

Sesampainya di Istana Raja Sulakrama, Sidapaksa memiliki keraguan tentang kesetiaannya Sri Tanjung. Sidapaksa pun terbakar emosi dan membunuh Sri Tanjung.

Sebelum meninggal, Sri Tanjung mengatakan kepada Sidapaksa, jika darahnya mengeluarkan bau yang harum, ini akan menjadi tanda bahwa dia setia. Jika darahnya berbau anyir, yang terjadi adalah sebaliknya.

Editor : Trisna Eka Adhitya

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network