get app
inews
Aa Text
Read Next : Panitia Pusat Ungkap Hasil Pengecekan Lokasi Muktamar NU di Jombang, Kesiapan Sangat Baik

Pengasuh Ponpes di Jombang Soroti Mubes dan Konbes NU di Kediri, Ricuh Tidak Beretika!

Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:02 WIB
header img
Pengasuh Ponpes Darul Ulum Peterongan Jombang KH Zainul Ibad As'ad atau Gus Ulib. (Foto: Dok)

Kritik juga diarahkan pada penyampaian pidato Rais Aam yang sepenuhnya menggunakan bahasa Arab. Mengingat acara tersebut turut dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai instansi di luar lingkungan struktural NU, penggunaan bahasa Arab secara utuh dinilai kurang bijaksana karena tidak dapat dipahami oleh banyak pihak.

Dia menilai hal ini tidak mencerminkan kedewasaan karena gagal memberikan pemahaman mengenai agenda acara kepada para tamu eksternal.

Gus Ulib juga turut menyoroti atmosfer persidangan yang terasa kaku dan dipenuhi nuansa saling curiga antarpeserta. Pengasuh Ponpes Darul Ulum Jombang ini menangkap kesan kuat adanya kubu-kubu yang saling mengawasi, unjuk kekuatan, hingga mementingkan kelompoknya masing-masing.

Puncak keprihatinan terjadi saat pembahasan penentuan lokasi Muktamar. Gus Ulib menyebut adanya perilaku dari peserta yang mencerminkan sikap nir-adab (tidak beretika), sangat tidak pantas dipertontonkan di dalam sebuah organisasi besar yang menaungi para ulama.

"Ulama itu identik dengan moral dan akhlak. Organisasi ini harus menjadi uswah (teladan) bagi bangsa. Kita sangat menyayangkan kejadian ini," tandasnya.

Dirinya berharap insiden dan suasana negatif pada acara Munas dan Konbes di Kediri tidak berlanjut atau merembet pada penyelenggaraan Muktamar, Agustus nanti. Seluruh elemen NU, terutama generasi muda diharapkan untuk kembali merenungkan serta menjaga marwah organisasi.

"Harapannya ke depan kesadaran akan tingginya nilai moral dan keahlakan dikedepankan kembali oleh seluruh panitia maupun peserta yang hadir," kata Gus Ulib menutup.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut