get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengasuh Ponpes di Jombang Desak Pembenahan Kepanitiaan Muktamar NU 2026, Ini Alasannya

Muktamar NU 2026, Pesan Gus Ulib Jangan Pilih Tokoh yang Terlibat Konflik

Minggu, 26 April 2026 | 21:48 WIB
header img
Pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur, KH Zainul Ibad atau Gus Ulib. Foto/instagram

Gus Ulib menilai langkah kedua tokoh dzuriah atau keturunan pendiri NU itu sah secara organisasi dan tidak perlu dipersoalkan. Gus Kikin adalah cicit pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari yang saat ini Ketua PWNU Jatim. Sedangkan Gus Salam ialah cucu KH Bisri Syansuri.

“Secara kemampuan dan kapasitas, beliau berdua tidak diragukan. Keduanya juga merupakan dzuriyah pendiri NU,” katanya.

Namun demikian, Gus Ulib mengaku prihatin jika kedua ulama asal Jombang tersebut benar-benar maju. Pasalnya, peran mereka dinilai sangat sentral dalam pengelolaan pesantren masing-masing.

“Jika benar maju, tentu disayangkan. Karena beliau berdua sangat sentral di pondoknya masing-masing. Akan menjadi pengorbanan besar jika harus meninggalkan fokus di pesantren,” katanya.

Menurutnya, kepemimpinan pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga tradisi keilmuan dan kaderisasi ulama di lingkungan NU. Oleh karena itu, keputusan untuk maju dalam struktur PBNU perlu dipertimbangkan secara matang.

Jika mengarah ke Jombang, kata Gus Ulib, ada beberapa tokoh yang dinilai memiliki kapasitas memimpin NU ke depannya. Seperti KH Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan dari Tebuireng yang saat ini menjabat Menteri Haji RI, KH Zulfikar Asad (Gus Ufik) dari Darul Ulum yang menjabat di Lembaga PBNU, serta mantan ketua umum PPP Romahurmuziy (Romy).

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut