Bantuan Perbaikan RTLH di Jombang Lewat Jalur Aspirasi Legislatif Mulai Terealisasi
Ia juga menyinggung adanya kesenjangan antara kondisi fisik rumah di lapangan dengan status desil yang tercatat pada sistem pemerintah.
"Kami menemukan kendala pada mekanisme pendataan. Banyak rumah yang secara fisik sangat tidak layak huni, namun tidak masuk dalam kategori Desil 1 hingga 4 (kelompok masyarakat termiskin). Hal ini membuat mereka terganjal aturan administrasi untuk mendapatkan bantuan," ungkap Junita.
Sebagai gambaran, pada periode 2025 lalu, dari 39 usulan rumah yang diajukan, hanya 11 rumah yang dinyatakan lolos verifikasi karena masuk dalam kategori Desil 1-4. Sisanya tertolak karena berada di atas Desil 5 atau bahkan tidak terindeks dalam sistem kesejahteraan rumah tangga.
Untuk tahun anggaran 2026, Junita mengonfirmasi tiga warga yang ia usulkan lewat jalur aspirasi telah dinyatakan lolos verifikasi 100 persen, menunjukkan perbaikan dalam proses seleksi awal dibandingkan tahun sebelumnya, di mana salah satu usulan tertolak akibat aturan duplikasi bantuan (pernah menerima bantuan serupa dalam kurun waktu 10 tahun).
"Harapannya, ke depan ada sinkronisasi data yang lebih presisi agar program PK-RTLH ini benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan namun selama ini terpinggirkan oleh kendala administratif desil," pungkasnya.
Editor: Zainul Arifin