Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Muktamar NU 2026 di Jombang, Elit PBNU yang Berkonflik Agar Tidak Memaksakan Diri untuk Maju
Advertisement . Scroll to see content

Pesantren Darul Ulum Jombang Sukses Rumuskan Kerja Sama Pendidikan dengan China, Ini Poin-poinnya

Kamis, 18 Desember 2025 | 08:28 WIB
  • author Zainul Arifin
Pesantren Darul Ulum Jombang Sukses Rumuskan Kerja Sama Pendidikan dengan China, Ini Poin-poinnya
KH Zainul Ibad As’ad atau Gus Ulib saat mengikuti The 15th International Roundtable of Multinational Corporations Leaders di Beijing, China, Sabtu 13 Desember 2025. Foto: iNewsMojokerto/Dok. Ist

Kemudian, Poin kedua  adalah penetapan Pesantren Darul Ulum Jombang sebagai pilot project (percontohan) pengembangan lembaga pendidikan berbasis teknologi terapan dan industri masa depan.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan: Universitas dan sekolah berbasis teknologi terapan, Digitalisasi pendidikan, Perangkat teknologi seperti gadget dan drone, Alat kesehatan dan kedokteran dan Teknologi pertanian modern. 

Seluruh pengembangan dirancang untuk dikelola secara mandiri oleh pesantren dengan dukungan penuh dari mitra China, baik dari sisi sarana-prasarana, tenaga ahli, hingga dosen dan guru pengajar yang akan didatangkan langsung dari Tiongkok.

“Pesantren Darul Ulum Jombang disiapkan sebagai percontohan pengembangan pendidikan berbasis teknologi terapan. Mulai dari digitalisasi, alat kesehatan, pertanian modern, hingga transportasi logistik. Semua ini akan didukung tenaga ahli dan pengajar langsung dari China,” katanya.

Lebih lanjut Gus Ulib mengatakan bahwa kerja sama itu merupakan langkah konkret untuk membawa pesantren masuk dalam arus besar transformasi pendidikan global tanpa meninggalkan jati diri keislaman dan kebangsaan.

Dirinya berharap, hasil pertemuan internasional ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk nota kesepahaman dan program nyata yang memberi manfaat luas bagi santri, pesantren, dan pendidikan Indonesia secara umum.

“Pesantren harus tetap menjadi pusat akhlak dan nilai, tetapi juga harus unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Kerja sama ini adalah ikhtiar agar pesantren menjadi lokomotif peradaban masa depan,” ujar Putra dari KH. Muh. As’ad Umar, tersebut.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut