Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Rantai Pasok Komoditas Tebu, 2 Koperasi Kolaborasi Kelola Lahan 22.000 Hektare di Jatim
Advertisement . Scroll to see content

Produksi Tumbuh 210 Persen, Indonesia Jadi Penghasil Kopi Terbesar Keempat Di Dunia

Jum'at, 11 Maret 2022 | 16:07 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Produksi Tumbuh 210 Persen, Indonesia Jadi Penghasil Kopi Terbesar Keempat Di Dunia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (ketiga kanan), mencicipi kopi saat saat membuka Indonesia Premium Coffee Expo & Forum di Kantornya, Jumat (11/3/2022). (Foto: Istimewa)

Airlangga juga menyebutkan, dampak tingginya permintaan kopi Indonesia berdampak pada sekitar 7 juta keluarga yang menggantungkan hidupnya dari industri kopi, mulai dari petani, hingga pekerja di perkebunan kopi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi kegiatan Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022 yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bertujuan untuk mengemukakan komoditas kopi dalam kontribusinya bagi pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemic Covid-19. Pasalnya, Indonesia memiliki keuntungan lebih secara geografis untuk mengembangkan industri kopi. 

Kegiatan tersebut juga dirancang untuk menjadi perluasan informasi peta komoditas Kopi Indonesia, dengan varietas unik kawasan tropis yang tak dimiliki negara lain, sebagai stimulator pertumbuhan ekonomi dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat. 

Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022 juga diharapkan dapat menjadi medium informasi dan komunikasi antara Pemerintah, dunia usaha dengan masyarakat, sebagai sarana penyebarluasan potensi peluang kerjasama yang saling menguntungkan. Sekaligus promosi dan menumbuhkan jaringan distribusi dan kesempatan waralaba merek untuk calon investor dan diversifikasi di pasar saat ini.

Editor: Trisna Eka Adhitya

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut