Logo Network
Network

Warga Kota Batu Tergerak Terapkan Ekonomi Sirkular Berkat Pelatihan Ganjar Creasi

Firman Rachmanudin
.
Sabtu, 16 September 2023 | 21:06 WIB
Warga Kota Batu Tergerak Terapkan Ekonomi Sirkular Berkat Pelatihan Ganjar Creasi
Ganjar creasi Adakan pelatihan pembuatan komposter rumah tangga. (Foto: Firman Rachmanudin)

BATU, iNewsMojokerto.id - Warga Kota Batu, Jawa Timur (Jatim) tergerak untuk menerapkan ekonomi sirkular usai dibekali pelatihan dari Generasi Alumni Muda UB-ITS-UNAIR bersama Ganjar atau Ganjar Creasi (G-Creasi). Sukarelawan Pendukung Ganjar Pranowo itu mengadakan ‘Pelatihan Pembuatan Komposter Rumah Tangga dan Pemanfaatan Sampah Menjadi Produk Ekonomis’ di Jalan Mbah Joyo, Bumiaji, Kota Batu, Jatim pada Sabtu (16/9/2023).

Dari pelatihan tersebut, warga Kota Batu diajarkan membuat komposter yang merupakan alat pengurai sampah dengan bantuan maggot atau belatung. Hasil penguraian sampah dari maggot bisa menjadi produk bernilai jual.

Hal ini sesuai dengan prinsip ekonomi sirkular atau ekonomi ramah lingkungan yang mengusung konsep pakai-daur ulang-pakai. Sehingga siklus hidup dari suatu produk, bahan baku, dan sumber daya yang ada bisa dipakai selama mungkin.

“Pengolahan sampah ternyata bisa menjadi suatu produk yang bisa kita manfaatkan seperti dekomposter dan nanti dikembangkan untuk maggot,” kata salah satu peserta pelatihan, Ahmad Anwar As Sidiq.

Ahmad mengatakan, dalam pelatihan tersebut dijelaskan bahwa hasil penguraian sampah dapat menjadi produk yang punya nilai ekonomis. Seperti pakan ternak, eco enzim (pestisida alami), dan pupuk organik untuk pertanian.

Menurut Ahmad, hal itu bagus untuk menumbuhkan perekonomian di Kota Batu. Apalagi Ganjar Pranowo telah mencontohkan penerapan ekonomi sirkular selama memimpin Jawa Tengah (Jateng) dua periode.

Adapun potensi sumber daya yang kerap dilakukan Ganjar dalam ekonomi sirkular ini adalah panas matahari, gas rawa, geothermal, serta angin dan air. Dari sumber itu, Ganjar mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT), dalam bentuk geothermal, PLTS, hingga saluran gas pengganti LPG 3 Kg.

“Nanti kita bisa gunakan di pertanian juga. Selain itu dikembangkan dalam hal ekonomi juga. Salah satunya saya juga terinspirasi dari Bapak Ganjar Pranowo karena beliau konsern di ekonomi sirkular,” imbuh Ahmad.

Sementara itu, Korwil G-Creasi Jatim Ilham Hasan mengatakan pelatihan tersebut memang terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo yang suka mengembangkan ekonomi hijau dan ramah lingkungan. Menurut Ilham, model ekonomi ini sangat baik diterapkan masyarakat.

“Yakni gimana caranya yang didaur ulang itu menjadi nilai ekonomis. Hari ini kita melaksanakan pelatihan yang mana dari sampah yang sebetulnya tidak mempunyai nilai ekonomi apapun, itu menjadi nilai ekonomi,” kata dia.

Ilham mengatakan, pihaknya akan terus mengadakan kegiatan pelatihan berbasis ekonomi sirkular ini kepada masyarakat. Harapannya, lingkungan semakin asri dan ekonomi dapat terus berkembang.

“Kegiatan selanjutnya kami ada pelatihan membuat masker kefir dari susu sapi untuk menebar manfaat ke masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Trisna Eka Adhitya

Follow Berita iNews Mojokerto di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.