JOMBANG, iNewsMojokerto.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pembukaan Pameran Turats di depan Kampus IAIBAFA, Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU), Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).
Khofifah berharap karya-karya ulama Nusantara yang tersimpan dalam berbagai manuskrip atau turats dapat dikenal lebih luas dan menjadi referensi bagi masyarakat dunia. Menurut Khofifah, ulama Nusantara memiliki warisan keilmuan yang sangat kaya. Namun, sebagian karya tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat internasional.
"Ulama-ulama kita itu kan karyanya luar biasa. Banyak sekali yang kemudian tidak terkonfirmasi kepada dunia, bukan hanya kepada santri-santrinya," ujar Khofifah.
Ia mencontohkan karya-karya ulama dari Pesantren Qomaruddin, Gresik, yang menurutnya telah membahas ilmu aljabar, aritmatika, dan matematika.
Selain bidang keilmuan tersebut, Khofifah menyebut terdapat karya ulama Nusantara yang membahas geopolitik, termasuk pemetaan kondisi geopolitik dunia. "Apalagi yang keagamaan, luar biasa banyaknya. Tafsir-tafsir juga luar biasa banyaknya," katanya.
Gubernur Jawa Timur dua periode tersebut menilai kekayaan intelektual ulama Nusantara, khususnya Jawa Timur, berpotensi menjadi bagian penting dalam perkembangan peradaban dunia. Menurut Khofifah, perkembangan peradaban selama ini bergerak dari Timur Tengah ke Eropa, kemudian Amerika, sebelum mulai bergeser ke kawasan Asia, khususnya ASEAN.
Khofifah mengaku sejak sekitar 2010 telah melihat adanya peluang bagi Jawa Timur untuk memperkenalkan model keberagamaan yang mengedepankan moderasi dan multikulturalisme.
"Peradaban dunia itu rasanya bisa berkiblat ke Indonesia, terutama Jawa Timur," ucapnya.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
