Dari Manuskrip Kuno Hingga Digitalisasi, Gubernur Khofifah Ingin Turats Ulama Nusantara Mendunia

Zainul Arifin
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri pembukaan pameran Turats di depan kampus IAIBAFA Tambakberas Jombang. (Foto: Zainul Arifin)

Ia mengatakan, nilai-nilai Islam yang berkembang di Jawa Timur, seperti moderasi dan penghargaan terhadap keberagaman, dapat menjadi referensi yang dibutuhkan masyarakat dunia. "Bagaimana Islam mengajak moderasi, multikultur, dan itu menjadi referensi yang sangat dibutuhkan oleh dunia," katanya.

Khofifah kemudian menceritakan pengalamannya ketika menemukan teknologi untuk merawat manuskrip kuno dalam sebuah expo inovasi pada 2019.

Saat itu, ia melihat manuskrip yang kertasnya telah lapuk dapat diperkuat dan tulisan yang sebelumnya tidak terlihat dapat dimunculkan kembali melalui proses tertentu.

"Yang lapuk itu bisa jadi kuat, tulisan yang tidak tampak jadi tampak. Wah, ini berarti ada peluang baru untuk bisa menghadirkan karya-karya ulama kita itu bisa menjadi referensi dunia," ujar Khofifah.

Upaya tersebut kemudian dilanjutkan melalui kerja sama dengan perwakilan diplomatik Indonesia di Arab Saudi. Sejumlah karya ulama Nusantara dipamerkan di Riyadh. Khofifah menyebut respons dari diplomat, lembaga kearsipan Pemerintah Arab Saudi, hingga kalangan akademisi cukup besar.

"Mereka kemudian mengenali pikiran-pikiran dan kedalaman keilmuan ulama-ulama kita," katanya.

Karena itu, Khofifah menilai perlu ada penguatan kemitraan untuk menggali dan memperkenalkan karya-karya ulama, tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari berbagai wilayah Nusantara.

Editor : Zainul Arifin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network