Satpam di Sidoarjo Cabuli Siswi Disabilitas, Komnas PA Jatim: Korban Dilecehkan Saat Jam Istirahat
Jaka menyebut perbuatan tak senonoh itu dilakukan berulang kali. Oknum satpam tersebut memanfaatkan kondisi korban serta mengancamnya agar tidak melapor ke siapapun.
"Kejadian ini terjadi berulang kali. Korban dilarang bilang ke siapapun, termasuk kepada orang tua maupun guru di sekolah. Hal ini membuat korban mengalami ketakutan luar biasa dan tidak berani mengungkapkan apa yang dialaminya," tegas Jaka.
Atas kejadian pilu itu, Komnas PA Jatim mengecam keras perbuatan terlapor dan mendesak aparat kepolisian untuk bertindak tegas dan cepat.
"Kami dari Komnas PA Jawa Timur mengutuk keras aksi bejat ini. Kami meminta kepolisian usut tuntas kasus ini dan terduga pelaku segera ditangkap serta ditahan," ujar Jaka.
Pihaknya juga mendorong Polresta Sidoarjo untuk mendalami potensi adanya korban lain di lingkungan sekolah tersebut, serta memastikan penanganan trauma dan perlindungan maksimal diberikan kepada korban beserta keluarganya.
"Kami meminta pihak Kepolisian Polresta Sidoarjo untuk menginvestigasi dan menggali dugaan apakah ada korban-korban lainnya di sekolah tersebut, serta memberikan jaminan perlindungan penuh bagi korban dan keluarganya," pungkasnya.
Editor: Zainul Arifin