Berantas Narkoba! 254 Gram Sabu Dan 19.474 Pil Dobel L Dimusnahkan di Kediri
KEDIRI, iNewsMojokerto.id – Upaya untuk memberantas narkoba terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya dilakukan Kejaksaan Negeri Kota Kediri dengan memusnahkan barang bukti hasil sitaan.
Pada Rabu (7/10/2026) ini, kejaksaan memusnahksn narkotika sabu-sabu seberat 254,913 gram serta 19.474 butir pil dobel L di halaman kantor.
Selain itu sejumlah telepon seluler, dua senjata tajam, pakaian, plastik klip, solasi, timbangan digital, botol kaca, skrop, helm, pecahan kaca, kartu ATM, surat-surat, sandal, tas dan barang lainnya turut dimusnahkan.
Barang bukti itu dari 67 perkara tindak pidana umum selama periode 6 Mei hingga 5 Oktober 2026 yang telah berkekuatan hukum tetap. Rincinya sebanyak 41 perkara masuk kategori Oharda, 15 perkara TPUL, dan 11 perkara Kamtibum.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Rivo Chandra Makarupa Medellu mengatakan pemusnahan ini merupakan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.
"Terhadap barang-barang yang dimusnahkan memang dalam putusan dinyatakan dirampas dan dimusnahkan. Jadi kita melaksanakan putusan tersebut," ujar Rivo.
Rivo mengatakan perkara narkotika masih menjadi salah satu perkara yang mendapat perhatian di wilayah Kota Kediri. Dalam kurun waktu sekitar lima bulan, barang bukti narkotika yang dimusnahkan mencapai ratusan gram sabu dan ribuan pil Double L.
Dia menambahkan bahwa pola peredaran narkoba relatif masih sama. Ia menilai upaya pencegahan perlu dilakukan bersama, terutama untuk melindungi anak-anak dan pelajar.
"Ya sebenarnya kita harus bersama-sama membina, terutama anak-anak dan pelajar. Karena pergaulan, pembinaan kepada mereka itu penting," katanya.
Ia mengimbau masyarakat, orang tua, dan lingkungan pendidikan untuk ikut melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Pemusnahan barang bukti tersebut turut dihadiri kepolisian, Dinas Kesehatan, dan Pengadilan Negeri setempat. Pemusnahan ini menjadi salah satu komitmen memberantas peredaran narkoba di masyarakat.
Editor: Zainul Arifin