get app
inews
Aa Text
Read Next : Cium Bau Menyengat, Warga Jombang Temukan Mayat Lansia Membusuk Depan Televisi

Bau Kandang Bebek Diprotes Warga, Kepala SDN Losari Jombang Janji Berbenah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:10 WIB
header img
Warga memasang poster sebagai bentuk protes terhadap peternakan bebek di SDN Losari yang menimbulkan polusi bau. Foto iNewsMojokerto/Aries

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kepala SDN Losari Jombang, Nasir berjanji segera mencari solusi terbaik agar kenyamanan warga kembali pulih tanpa harus mengorbankan proses belajar-mengajar para siswa.

Dia menegaskan bahwa sekolah berkomitmen untuk mengadopsi teknik peternakan yang lebih modern guna menekan bau kotoran bebek yang diprotes oleh warga sekitar sekolah.

"Kami siap menyelesaikan masalah ini. Keluhan warga kami jadikan tantangan untuk berbenah. Kami akan mencari cara dan menerapkan teknik beternak modern yang bisa mengurangi bau secara signifikan," katanya, Sabtu (18/7/2026).

Diakui Nasir, bau peternakan tidak bisa hilang total, tapi pihaknya berkomitmen untuk meminimalkannya agar warga sekitar kembali nyaman.

Nasir mengatakan bahwa keberadaan puluhan bebek itu murni program edukasi lingkungan hidup dan kewirausahaan. Setelah berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional tahun lalu, saat ini sekolah sedang berjuang menuju tingkat Mandiri dengan fokus pada Keanekaragaman Hayati.

"Kami mengelola bebek ini sebagai media pembelajaran siswa kelas IV, V, dan VI. Mereka belajar cara memberi makan, mengambil telur, mencuci, hingga mengolahnya menjadi telur asin. Hasilnya pun dinikmati kembali oleh anak-anak," kata dia.

Dia menegaskan bahwa peternakan mini itu tidak ditujukan untuk mencari keuntungan finansial, apalagi menjadi penyuplai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan. "Ini murni untuk pembelajaran praktik anak-anak, bukan untuk stok MBG atau tujuan komersial," tegasnya.

Dalam operasional harian, para siswa bergantian melakukan piket dengan didampingi guru serta penjaga sekolah. Pihak sekolah juga memanfaatkan sisa makanan bersih dari program MBG sebagai pakan tambahan di samping pakan konsentrat agar tidak ada makanan yang terbuang sia-sia.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut