get app
inews
Aa Text
Read Next : Jago Merah Mengamuk, Gudang Bank Sampah di Jombang Hangus Terbakar

Gedung Belum Siap, MPLS Siswa Sekolah Rakyat Jombang Ditunda 31 Juli 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:25 WIB
header img
Tim gabungan saat Verifikasi dan Validasi (Verval) Kesiapan Gedung Permanen Sekolah Rakyat Terpadu 8 Jombang di Desa Tunggorono. (Foto: Pemkab)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Jombang yang sedianya dilaksanakan pada 14 Juli, ditunda mengikuti gelombang tahap 2 pada 31 Juli 2026. Hal itu dikarenakan gedung belum siap digunakan.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, berdasarkan verifikasi lapangan bersama tim gabungan, pembangunan fisik utama gedung permanen di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang sudah berjalan sangat baik.

Namun, guna memastikan kenyamanan maksimal para siswa, saat ini fokus pengerjaan diarahkan pada penyempurnaan akhir (finishing) beberapa utilitas penting bangunan, seperti fasilitas toilet, sistem drainase, dan utilitas penunjang lainnya yang belum sepenuhnya siap difungsikan.

"Berdasarkan verifikasi lapangan, 7 gedung prioritas masih terus dikebut pengerjaannya dan belum sepenuhnya siap digunakan pada 14 Juli 2026. Oleh karena itu, sesuai dengan arahan dari Kemensos, maka pelaksanaan MPLS untuk SRT 8 Jombang akan diikutkan pada tahap 2 tanggal 31 Juli 2026," ujar Agung.

Langkah penyesuaian jadwal tersebut dinilai sangat positif dan realistis. Mengingat, berdasarkan rekam jejak pembangunan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang berlokasi di lahan eks-Terminal Barang Tunggorono ini merupakan megaproyek pendidikan inklusif yang kelak menjadi percontohan.

Pada tahun ajaran 2026/2027 ini, SRT 8 Jombang menargetkan kuota penuh sebanyak 270 siswa, yang terbagi merata untuk jenjang SD (90 siswa), SMP (90 siswa), dan SMA (90 siswa). Program pendidikan gratis ini diprioritaskan bagi anak-anak rentan, putus sekolah, serta keluarga prasejahtera yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2.

Pemerintah berharap, adanya penambahan waktu itu, seluruh fasilitas utama penunjang pendidikan dapat terselesaikan dengan standar mutu terbaik dari pelaksana proyek. Sehingga, saat 270 siswa baru tersebut melangkahkan kaki pada MPLS 31 Juli mendatang, mereka dapat langsung menikmati fasilitas Sekolah Rakyat yang aman, modern, dan bermartabat.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut