get app
inews
Aa Text
Read Next : Kesaksian Warga Soal Wanita Lajang Tewas di Kos Jombang, Korban Sempat Dianiaya Kakak Kandung

Aksi Premanisme Teror Pekerja Pabrik di Jombang, Perusahaan Lapor Polisi

Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB
header img
Video rekaman CCTV pabrik, memperlihatkan sejumlah orang masuk pabrik tanpa izin diduga dalam kondisi pengaruh minuman keras. Foto Mojokerto.iNews.id/Aries

JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Upaya penguatan iklim investasi yang tengah gencar dilakukan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur menghadapi tantangan di lapangan.

PT Handsome Investments Indonesia, sebuah perusahaan yang berlokasi di Dusun Kedungasem, Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, resmi menempuh jalur hukum setelah menjadi korban dugaan aksi premanisme, intimidasi, dan penganiayaan pekerja oleh sekelompok orang.

Guna menjaga stabilitas operasional perusahaan dan menjamin keselamatan para pekerjanya, pihak PT Handsome Investments Indonesia telah menyerahkan penanganan kasus tersebut sepenuhnya kepada Polres Jombang.

Pihak perusahaan secara resmi melaporkan kejadian yang terjadi pada Jumat (12/6/2026), sekira pukul 23.40 WIB ke polisi pada Rabu (17/6/2026) sebagaimana Nomor Bukti Laporan: STTLPM/520.RESKRIM/VI/2026/SPKT/POLRES JOMBANG/POLDA JAWA TIMUR.

Peristiwa bermula saat empat orang pria dengan nama sebutan inisial MLN, KDK, RE, dan DDK, diduga memasuki kawasan operasional pabrik melalui gerbang depan tanpa izin tertulis maupun lisan.

Saat para terlapor itu masuk, dua orang petugas keamanan pabrik yang bertugas, yakni Haki dan Mat Iksan, sedang berada di area belakang pabrik untuk mengawal truk molen yang membawa cor beton guna pembangunan fasilitas penunjang perusahaan.

Setelah memasuki pekarangan pabrik garmen itu, keempat orang tersebut diduga membuat keonaran dan mengusir para karyawan yang sedang menjalankan aktivitas kerja lembur.

Selain melakukan intimidasi verbal, tindakan tersebut juga disertai dengan kekerasan fisik. Dilaporkan terdapat dua orang pekerja PT Handsome Investments Indonesia yang menjadi korban penganiayaan di lokasi kejadian.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut