Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Otak Penculikan Satu Keluarga di Jombang Susul Anak Buah ke Penjara, 2 Pelaku Masih Buron
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap, Penyebab Kematian Wanita yang Disiksa Kakak Kandung di Kos Jombang

Kamis, 18 Juni 2026 | 18:30 WIB
  • author Zainul Arifin
Terungkap, Penyebab Kematian Wanita yang Disiksa Kakak Kandung di Kos Jombang
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander. (Foto: Dok.Zainul Arifin)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Satreskrim Polres Jombang mengungkap penyebab kematian wanita bernama Khoiriah alias Puji (47) yang disiksa kakak kandungnya di rumah kos di Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengatakan berdasarkan hasil autopsi tim forensik RS Bhayangkara Kediri saat ekshumasi atau pembongkaran makam Khoiriah, korban meninggal dunia akibat adanya resapan darah pada seluruh kulit kepala serta pembusukan organ dalam.

"Hasil autopsi menunjukkan adanya beberapa indikasi kekerasan yang dialami oleh korban sebelum meninggal dunia," ujar kepada wartawan di Jombang, Kamis (18/6/2026).

Dia mengatakan, ditemukan sederet luka luar dan dalam, antara lain memar pada dua jari tangan kiri, memar pada dagu, bibir bawah, leher depan atas, dahi, lengan, dada, kepala, serta pipi.

“Kemudian, luka lecet berbentuk garis di bagian dagu, patah tulang pada dua jari tangan kiri, dan memar pada paha dan pinggang kanan,” ungkapnya.

Menurut Dimas, berdasarkan kesimpulan autopsi itu, tim dokter memastikan bahwa seluruh luka-luka tersebut terjadi saat korban masih dalam keadaan hidup akibat kekerasan benda tumpul. Kekerasan itu diduga kuat dilakukan oleh kakak kandung korban.

Polisi kini telah mengamankan dan menetapkan S, kakak kandung korban sebagai tersangka. Kendati demikian, pihak Kepolisian belum menyampaikan hasil pemeriksaan lebih mendalam terkait motif utama penganiayaan keji tersebut.

Khoiriah alias puji tewas di dalam kamar mandi rumah kos Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Jumat (12/6/2026) siang. Korban tewas diduga akibat dianiaya kakak kandungnya.

Tetangga kos korban, Ayu Sari Faulandari (26) mengaku menyaksikan langsung aksi penganiayan brutal sebelum korban meninggal di kamar mandi yang disebut kakak kandungnya akibat terpeleset.

"Korban dipukuli sama tangan, berantem, habis itu keluar dari jendela memar semua. Intinya dipukuli tidak ada habisnya. Dipukuli pakai tangan kosong, dibenturkan ke tembok, juga dipukul pakai gagang sapu dan dicelupkan ke air kamar mandi," katanya.

Peristiwa tersebut tidak segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Jenazah Khoiriyah langsung dibawa pulang ke keluarganya di Dusun Pajaran Desa Peterongan, Kabupaten Jombang dan dimakamkan di makam umum desa setempat.

Kemudian pada Minggu (14/6/2026), polisi yang mendapatkan informasi adanya kekerasan hingga menyebabkan kematian korban, mendatangi lokasi untuk olah TKP serta membongkar makam korban di Dusun Pajaran, Desa Peterongan untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek Peterongan AKP Solihin Budi Santoso mengatakan, langkah ekshumasi dilakukan sebagai tindak lanjut adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian perempuan akrab dipanggil Puji tersebut.

“Ekshumasi dan autopsi untuk memastikan secara pasti penyebab kematian almarhumah yang diduga korban penganiayaan di kos Desa Jogoroto," kata Solihin di lokasi saat itu.

Setelah terungkap penyebab kematian wanita itu, kini polisi mendalami motif S menghajar adik kandungnya hingga meregang nyawa secara tragis.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut