Polres Jombang Belum Simpulkan Kematian Pemuda Mojokerto di Lahan Jagung, Begini Alasannya
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Polisi dari Polres Jombang belum bisa menyimpulkan penyebab kematian pemuda Mojokerto di lahan jagung Desa Sumberjo Kecamatan Wonosalam. Meski jasad pria pria berusia 25 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka tusuk dan membusuk, namun polisi belum memastikan korban pembunuhan.
Polisi beralasan masih menunggu hasil tes DNA dan pemeriksaan barang bukti berupa HP dan laptop korban yang dikirimkan ke Laboratorium Forensik Polda Jatim untuk menyimpulkan penyelidikan kasus tersebut. Selain itu juga menunggu hasil pemeriksaan buku catatan harian korban dari ahli psikologi.
"Jadi setelah lengkap hasil dari laptop HP dan surat catatan pribadi, akan kami gelarkan kesimpulan daripada peristiwa ini," kata Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Polres Jombang melakukan beberapa langkah investigasi untuk mengungkap identitas mayat korban yang ditemukan membusuk dengan luka tusuk pada dada dan perut, Senin (20/4/2026) lalu
Pertama, petugas menelusuri melalui ponsel di saku celana korban dan pisau di bawah mayat korban. Kedua, polisi mencocokkan sidik jari korban, dan ditemukan kecocokan pada jempol korban yang terbaca dengan baik.
Korban teridentifikasi bernama Benekditus (25), warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang sebelumnya dilaporkan hilang ke Polsek Puri.
"Jempolnya masih terbaca namun sidik jari yang lain sudah tidak terbaca karena pembusukan lanjut. jadi dari jempol ada kesamaan 13 titik dari data NIK (nomor induk kependudukan),” kata Dimas.
Editor : Arif Ardliyanto