get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Jombang Audiensi Soal Akses Jalan Pabrik Koper, Pasca Kades Gambiran Dilaporkan Kejati Jatim

Belajar Ke Jombang, Wali Kota Prabumulih Sumsel Studi Tiru Kelola Cengkeh

Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:52 WIB
header img
Pemkot Prabumulih tertarik untuk mendalami tata kelola komoditas perkebunan tersebut, mengingat cengkeh, kopi merupakan salah satu produk unggulan yang sukses dikembangkan di Kabupaten Jombang. Foto: Mojokerto.iNews.id/Zainul Arifin

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kabupaten Jombang menjadi rujukan nasional dalam praktik pengelolaan budidaya cengkeh. Wakil Bupati Jombang Salmanudin menerima kunjungan rombongan Pemerintah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) yang dipimpin Wali Kota, Arlan.

Pemkot Prabumulih tertarik untuk mendalami tata kelola komoditas perkebunan tersebut, mengingat cengkeh, kopi merupakan salah satu produk unggulan yang sukses dikembangkan di Kabupaten Jombang.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, menyampaikan bahwa cengkeh merupakan komoditas perkebunan unggulan Jombang yang tumbuh subur di kawasan lereng Gunung Anjasmoro, khususnya di Kecamatan Wonosalam dan Bareng.

"Saat ini, luas tanam cengkeh di Kabupaten Jombang mencapai sekitar 660,5 hektare dengan produksi cengkeh kering berkisar 363 ton per tahun. Cengkeh Wonosalam memiliki aroma khas yang sangat diminati oleh industri rokok kretek," ujar Gus Salmanudin.

Menurutnya, cengkeh memiliki prospek ekonomi yang tinggi dan stabil. Selain untuk industri rokok, cengkeh Jombang juga dikembangkan melalui sistem agroforestri dan dimanfaatkan untuk bahan baku minyak atsiri, farmasi, kosmetik, hingga rempah-rempah.

Untuk menjaga produktivitas itu, Pemkab Jombang secara konsisten memberikan pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian, penyediaan bibit unggul, sarana produksi, peremajaan tanaman, hingga penguatan kelembagaan kelompok tani binaan Dinas Pertanian.

Sementara itu Wali Kota Prabumulih,  Arlan menyampaikan bahwa kunjungan silaturahim ini tidak hanya menjadi sarana berbagi informasi dan pengalaman mengenai tata kelola budidaya perkebunan, tetapi juga diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempererat hubungan bilateral kedua daerah.

Melalui studi tiru ini, Pemkab Jombang dan Pemkot Prabumulih berharap dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan.

Kerja sama tersebut meliputi pertukaran pengetahuan dan teknologi budidaya. Pengembangan benih atau bibit unggul. Peningkatan kapasitas petani dan penyuluh lapangan. Hilirisasi produk perkebunan dan pembangunan jejaring investasi.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut