get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Rumah di Bandarkedungmulyo Jombang, Warga Gerak Cepat Cegah Api Meluas

Dongkrak Lonjakan Pemilih Muda, PDIP Jombang Rombak 21 Pengurus Anak Cabang

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:49 WIB
header img
Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan di 21 kecamatan yang ada di Jombang dikukuhkan, didominasi kaum muda. Foto: Mojokerto.iNews.id/Aries

JOMBANG, iNewsMojokerto.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang merombak 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) demi menyambut lonjakan pemilih muda pada Pemilu 2029 mendatang.

Langkah taktis ini diawali dengan pelantikan serentak PAC di 21 kecamatan se-Kabupaten Jombang untuk masa bakti 2026–2031.

Partai berlambang banteng moncong putih tersebut mewajibkan kuota minimal 30 persen dari total kepengurusan diisi generasi muda di bawah usia 35 tahun. Kebijakan ini diambil guna mengantisipasi dominasi suara milenial dan Gen Z yang diprediksi menguasai peta politik nasional dalam tiga tahun ke depan.

Sekretaris DPC PDIP Jombang, Donny Anggun, menegaskan, peremajaan struktur bukan sekadar formalitas, melainkan strategi bertahan hidup yang krusial. Mengacu pada proyeksi data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), lanskap pemilih pada Pemilu 2029 akan mengalami pergeseran ekstrem.

"Survei dari KPU maupun BPS menyebutkan bahwa pemilik suara dari kalangan milenial dan Gen Z pada 2029 nanti akan mencapai angka 68 hingga 80 persen. Ini adalah bonus demografi yang sekaligus menjadi tantangan elektoral yang nyata," ujar Donny usai  acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 21 PAC di Gedung Niaga Jaya, Jalan Brigjen Kretarto, Candi Mulyo, Jombang, Sabtu (30/5/2026).

Donny tidak menampik kekuatan tradisional PDIP selama ini berakar kuat pada basis kader senior di akar rumput (grassroots). Namun, dengan berubahnya struktur demografi pemilih, partai dituntut beradaptasi secara cepat agar ideologi perjuangan partai dapat dipahami  generasi baru.

"Ketika pemilik suara mayoritas bergeser ke anak muda, maka instrumen partai juga harus diisi oleh anak muda yang paham akan AD/ART dan esensi perjuangan partai. Kehadiran wajah-wajah baru ini membawa energi dan semangat baru yang kami butuhkan," tambahnya.

Sebagai bagian dari instruksi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Timur, modernisasi partai juga menyasar pemanfaatan teknologi informasi. PDIP Jombang kini mewajibkan digitalisasi di setiap lini kepengurusan kecamatan. Tidak hanya bagi pengurus muda, tapi juga para politisi senior.

Beberapa taktik baru yang diadopsi yakni kewajiban media sosial. Minimal 30 persen dari struktur di tiap tingkatan wajib aktif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi politik resmi.

Kemudian kurikulum digital atau memasukkan materi pembelajaran digital dan literasi siber ke dalam sistem kaderisasi resmi partai untuk mempercepat adaptasi zaman. Kolaborasi Antargenerasi atau menjembatani pengalaman matang kader senior dengan kreativitas komunikasi politik khas anak muda di ruang digital.

Dony menambahkan pasca-peresmian 21 pengurus kecamatan, PDIP Jombang langsung mengalihkan fokus pada target jangka pendek dan menengah. Adapun target utama pada sisa 2026 adalah merampungkan restrukturisasi total di tingkat desa atau Pengurus Ranting.

"Harapan kami, seluruh PAC yang baru dilantik segera bergotong royong melakukan konsolidasi internal. Jika seluruh kepengurusan desa sudah selesai tahun ini, maka pada tahun depan kami tinggal merapatkan barisan untuk memastikan seluruh kader solid dan siap bergerak," pungkasnya

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut