Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Fair 2026, Alas Kaki Unggulan UMKM Kota Mojokerto Tembus Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Jumlah Penerima Bansos di Mojokerto Berkurang, Pindah Domisili dan Meninggal Dunia

Minggu, 03 Mei 2026 | 18:16 WIB
  • author Zainul Arifin
Jumlah Penerima Bansos di Mojokerto Berkurang, Pindah Domisili dan Meninggal Dunia
Penyaluran bansos di Kota Mojokerto tahun 2026. (Foto: Istimewa).

MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id -Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto telah menuntaskan penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi kelompok rentan pada tahun ini. Dalam proses realisasinya, terdapat sejumlah perubahan data penerima manfaat, di antaranya karena pindah domisili dan meninggal dunia.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto, Farida Mariana, menjelaskan dinamika data menjadi hal yang wajar dalam penyaluran bansos. Perubahan terjadi mulai dari jumlah sasaran dalam pagu anggaran, hasil verifikasi lapangan, hingga jumlah penerima yang benar-benar terealisasi.

“Salah satu kelompok rentan penerima bantuan sosial adalah lansia kurang mampu. Pada awalnya kami menganggarkan sebanyak 1.342 sasaran, namun setelah dilakukan verifikasi dan saat penyaluran terdapat penerima yang meninggal dunia atau telah berpindah domisili. Sehingga bantuan hanya disalurkan kepada 1.038 penerima, masing-masing menerima Rp500 ribu,” jelas Farida dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).

Farida mengungkapkan perpindahan domisili juga memengaruhi jumlah penerima pada kelompok anak yatim non panti. Setiap penerima dalam kategori ini mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta.

“Untuk anak yatim non panti, saat penyaluran, tiga orang telah berpindah domisili, sehingga bantuan yang tersalurkan hanya kepada 190 anak,” ungkapnya.

Pemkot Mojokerto tahun ini mengalokasikan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas. Berdasarkan pada pagu anggaran, bantuan sebesar Rp350 ribu direncanakan untuk 263 penerima. Namun dalam realisasinya, bantuan tersalurkan kepada 236 orang.

“Perbedaan jumlah ini juga disebabkan adanya penerima yang meninggal dunia dan berpindah domisili. Sementara untuk bantuan bagi penyandang disabilitas berat, saat ini masih dalam proses sehingga belum terealisasi,” ujarnya 

Selain itu, kelompok rentan lain yang turut menerima bantuan adalah para tukang becak. Dari 313 orang yang dianggarkan, pada tahap penyaluran bantuan terealisasi kepada 292 orang.

“Hal ini karena satu orang diketahui telah berpindah domisili dan satu lainnya merupakan data ganda,” tandasnya.

Pemkot Mojokerto memastikan penyaluran bansos dilakukan secara tepat sasaran melalui proses verifikasi dan validasi data yang berkelanjutan, guna menjamin bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut