Kandang di Jombang Kebakaran, 3 Ekor Sapi Nyaris Jadi Korban
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Sebuah kandang sapi di Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, kebakaran, Senin (27/4/2026) dini hari. Kebakaran kandang sapi tersebut diduga berasal dari pembakaran jerami dan tiga ekor sapi di kandang nyaris menjadi korban.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Jombang menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.48 WIB dari seorang warga setempat. Selang lima menit kemudian, petugas langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Unit Pos Damkar Jombang tiba di tempat kejadian pukul 02.00 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api dipadamkan sekitar pukul 02.54 WIB, kemudian dilanjutkan proses pembasahan hingga kondisi dinyatakan kondusif pukul 03.04 WIB.
Petugas Damkar Jombang, Andrik Prasetyo mengatakan bagian yang terbakar adalah bangunan kandang berukuran 6 x 6 meter milik Subianto (65), warga desa setempat. Sementara tiga ekor sapi di dalamnya dipastikan aman dan tidak terbakar.
“Untuk korban jiwa nihil, tetapi terdapat tiga ekor sapi yang sempat dievakuasi karena berada dalam kandang saat kejadian,” kata Andrik.
Kapolsek Perak, Iptu M. Supriyo menambahkan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga.
Keterangan awal menyebutkan, kebakaran diketahui salah satu warga yang sedang menuju kamar mandi mendengar suara letupan dari belakang rumah. Setelah diperiksa, ternyata kandang sapi milik Subianto terbakar.
"Saksi kemudian membangunkan Subianto dan berteriak meminta bantuan warga. Bersama-sama, mereka berusaha memadamkan api sambil mengevakuasi tiga ekor sapi di dalam kandang," kata Supriyo.
Saat upaya pemadaman yang dilakukan oleh warga berlangsung, api dengan cepat melahap sebagian besar kandang. Meski demikian sapi berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Berdasarkan penyelidikan awal, Supriyo menyebutkan bahwa api diduga berasal dari pembakaran jerami di dekat kandang sapi. "Api kemudian menjalar ke kandang dan terjadilah kebakaran," ujarnya.
Editor : Zainul Arifin