Beri Rasa Aman Konsumen, Sertifikasi Halal 4.000 UMKM Mamin di Kota Mojokerto Dikebut
MOJOKERTO, iNewsMojokerto.id - Sertifikasi halal ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di khususnya sektor Mamin (makanan dan minuman) dikebut, untuk memberikan rasa aman kepada konsumen.
Dari total sekitar 27.900 UMKM yang ada, sekitar 4.600 di antaranya bergerak di bidang Mamin dan menjadi prioritas dalam program percepatan itu.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita menegaskan bahwa pemerintah menargetkan seluruh UMKM mamin dapat tersertifikasi halal tahun ini.
“Pada periode sebelumnya kita sudah memfasilitasi sekitar 3.400 UMKM. PR kita sekarang tinggal sekitar 1.200, dan insyaallah ini bisa kita tuntaskan tahun ini semuanya sudah halal, ” katanya.
Menurutnya, sertifikasi halal bukan hanya soal memenuhi regulasi, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral pelaku usaha kepada konsumen. “Ini bukan sekadar kewajiban administratif. Konsumen berhak mendapat kepastian bahwa apa yang mereka konsumsi benar-benar terjamin kehalalannya. Ini bagian dari kepercayaan yang harus kita jaga,” tegas dia.
Ia juga mengingatkan bahwa konsep halal tidak hanya terbatas pada bahan baku, tetapi mencakup seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi agar tidak terkontaminasi unsur yang diharamkan.
Untuk mempercepat proses, Pemkot Mojokerto membagi program sertifikasi halal dalam beberapa tahap. Sekitar 1.200 UMKM mamin yang tersisa akan difasilitasi secara bertahap dalam enam gelombang.
Ning Ita mengajak seluruh pelaku UMKM untuk tidak ragu mengikuti proses tersebut, mengingat sertifikasi halal juga akan meningkatkan daya saing produk di pasar.
“Mari kita niatkan tidak hanya untuk mencari rezeki, tapi juga memberikan rasa aman kepada konsumen. Kalau produknya sudah halal, pelanggan tidak lagi ragu, dan ini justru akan memperkuat usaha,” ujarnya.
Editor: Zainul Arifin