PDIP Jombang dan Eks Dewas KPK Prof Hardjono, Urai Benang Kusut Demokrasi
JOMBANG, iNewsMojokerto.id – Di tengah dinamika politik nasional yang kian fluktuatif, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Jombang mengambil langkah progresif, menggelar diskursus kebangsaan bertajuk Melihat Indonesia, dengan menghadirkan mantan anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Prof. Dr. Hardjono.
Diskusi yang digelar di Aula Kantor DPC PDIP Jombang, pada Sabtu (31/1/2026) melibatkan para kader banteng moncong putih dan mahasiswa ini bukan sekedar seremoni diskusi.
Kehadiran Prof. Hardjono yang juga pernah menjabat Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dipandang sebagai upaya bedah anatomi terhadap kondisi penegakan hukum dan kesehatan demokrasi di Indonesia saat ini yang dinilai banyak pihak sedang tidak baik-baik saja.
Pantauan Mojokerto.iNews.id, diskusi berlangsung dinamis saat sesi tanya jawab dibuka. Sejumlah mahasiswa melontarkan pertanyaan hingga kritik mengenai integritas lembaga negara yang belakangan ini kerap mendapat sorotan publik.
Sementara Prof. Hardjono, dengan kapasitas akademisnya memberikan refleksi mendalam mengenai pentingnya penguatan kode etik dan independensi institusi hukum sebagai pilar utama menjaga martabat bangsa.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, secara eksplisit menyatakan bahwa bangsa ini memerlukan kesamaan persepsi dalam melihat realitas yang ada.
Ia menekankan bahwa kehadiran Hakim Mahkamah Konstitusi dua periode itu adalah untuk membuka mata para kader dan intelektual muda terhadap fakta-fakta objektif yang terjadi di balik layar kekuasaan.
Editor : Zainul Arifin