BEM SI Sebut Reposisi Polri Perlu Kajian Mendalam Konstitusional Serius
Minggu, 25 Januari 2026 | 10:36 WIB
BEM SI, kata Muzammil, memandang diskursus ini sebagai ruang akademik dan demokratis yang perlu dibuka secara luas, bukan untuk melemahkan institusi kepolisian, melainkan untuk memastikan Polri tetap profesional, akuntabel, dan tidak menjadi pusat kekuasaan yang terlalu dominan.
“Tujuan utamanya adalah menghadirkan kepolisian yang kuat secara fungsi, tetapi tetap berada dalam koridor demokrasi dan pengawasan sipil,” jelasnya.
Ia berharap, forum-forum diskusi seperti ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pengambil kebijakan dalam merumuskan langkah reformasi Polri ke depan, dengan tetap menjaga stabilitas institusi dan kepercayaan publik.
Editor : Trisna Eka Adhitya