Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 34 Santri Jombang Bertolak ke Lumajang, Berjuang Jadi Juara Porsadin Jawa Timur 2026
Advertisement . Scroll to see content

Keracunan Massal Makanan Bergizi Gratis di Mojokerto, 158 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit

Selasa, 13 Januari 2026 | 21:27 WIB
  • author Aries
Keracunan Massal Makanan Bergizi Gratis di Mojokerto, 158 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit
Petugas dari Dinas Kesehatan saat berada di SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo. Foto Mojokerto.iNews.id/Aries

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini, menambahkan data pasien yang mengalami keracunan bersifat dinamis dan terus diperbarui. .

"Data ini bersifat dinamis dan terus kami perbarui. Kondisi pasien bervariasi, ada yang mulai membaik dan diizinkan pulang, namun ada pula yang baru masuk untuk mendapat penanganan," imbuhnya. 

Ratusan pelajar dan santri dari tujuh lembaga di Mojokerto mengeluh mual, muntah, demam, dan diare yang diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis, soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto, pada Jumat (9/1/2026).

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak Elestianto saat itu turun langsung meninjau Posko Layanan Kesehatan (Yankes) korban keracunan massal di Pondok Pesantren Ma’had An Nur, Dusun Jurangrejo, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto.

Terbaru, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah turun melakukan investasi kejadian keracunan massal tersebut.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut