Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lansia Hilang Misterius di Sungai Brantas Jombang Ditemukan Tewas Tersangkut Eceng Gondok
Advertisement . Scroll to see content

BEM SI Demo Indonesia Cemas 2025 di Patung Kuda, 11 Tuntutan untuk Pemerintah

Senin, 28 Juli 2025 | 21:25 WIB
  • author Zainul Arifin
BEM SI Demo Indonesia Cemas 2025 di Patung Kuda, 11 Tuntutan untuk Pemerintah
BEM SI Demo Indonesia Cemas 2025 di Patung Kuda, 11 Tuntutan untuk Pemerintah. Foto: iNewsMojokerto/Rizky Imam Mukti

JAKARTA, iNewsMojokerto.id - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menggelar demonstrasi Indonesia Cemas 2025 di kawasan Patung Kuda, Jakarta, dengan 11 tuntutan untuk Pemerintah Pusat, Senin (28/7/2025).

Koordinator Lapangan aksi, Teo Ramadhan dalam keterangannya menjelaskan aksi unjuk rasa yang digelar BEM SI merupakan bentuk kegelisahan mahasiswa atas berbagai kebijakan negara yang dirasa menimbulkan kecemasan, bukan harapan.

“Landasan aksi ini jelas, karena kami melihat negara hari ini bukan menuju Indonesia emas, tetapi justru membuat masyarakat semakin cemas. Aksi ini bertujuan mendesak pemerintah agar lebih bijak dan berpihak kepada rakyat,” tegas Teo.

Menurut Teo, BEM-SI hadir bukan sekadar simbol, tapi sebagai pionir perjuangan mahasiswa yang menyuarakan suara rakyat. Aksi ini membawa 11 poin tuntutan strategis, yang disusun berdasarkan kajian akademik dan masukan dari berbagai daerah. BEM-SI juga memberikan batas waktu 3 x 24 jam bagi pemerintah untuk merespons secara konkret.

Sementara Koordinator Pusat BEM-SI, Muzammil Ihsan mendesak pemerintah agar tidak lagi menutup mata terhadap aspirasi mahasiswa. “Kami menuntut agar pemerintah meninjau ulang kebijakan yang tidak pro rakyat dan segera menindaklanjuti hasil kajian aksi hari ini. Negara tidak boleh abai,” tegasnya.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut