Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Edukasi Pemilih, KPU Surabaya Adakan Sosialiasi di SWK 
Advertisement . Scroll to see content

Bawaslu Sampaikan Beda Golput Dengan Coblos Kotak Kosong

Minggu, 13 Oktober 2024 | 19:01 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Bawaslu Sampaikan Beda Golput Dengan Coblos Kotak Kosong
Ketua Bawaslu Kota Surabaya Novli Bernardi Thyssen (kanan) bersama Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Surabaya Syafiudin. (Foto: Trisna Eka Adhitya)

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Bawaslu Kota Surabaya menginformasikan bahwa golput dengan memilih kotak kosong merupakan dua hal yang berbeda. Perbedaan pilihan politik ini terletak pada apakah masyarakat hadir dan memberikan suaranya atau tidak di TPS. 

Ketua Bawaslu Kota Surabaya Novli Bernado Thyssen mengungkapkan, dalam Pilwali Surabaya 2024 memang hanya diikuti satu pasangan calon. Namun bukan berarti masyarakat tidak boleh memilih kotak kosong pada saat mencoblos di TPS. 

"Jadi bukan berarti tidak ada pilihan, nah ini yang seringkali tidak dipahami dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat sehingga masyarakat bingung, kira-kira kotak kosong ini dengan golput sama atau tidak," jelasnya, Sabtu (12/10/2024).

Ia juga menjelaskan, bahwa golput dan memilih kotak kosong adalah dua hal yang sangat bertolak belakang. Jika golput, maka pemilih tidak mencoblos di kotak dalam surat suara yang telah disediakan. 

Sedangkan jika memberikan suaranya, maka pemilih dapat mencoblos dalam kotak yang ada di surat suara.

"Namun ketika bicara tentang kotak kosong, itu adalah pilihan politik masyarakat ketika masyarakat atau pemilih datang ke TPS, dalam artian pemilih merasa kinerja dari pemerintahan perlu dievaluasi karena calon petahana, maka mereka bisa memilih kotak kosong," ungkapnya.

Editor: Trisna Eka Adhitya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut