Inilah Personel Gabungan Siaga Bencana Alam dan Karhutla di Jombang

Zainul Arifin
Apel kesiapsiagaan menghadapi bencana alam serta gelar sarana dan prasarana Tahun 2026. (Foto: Zainul Arifin)

AKBP Yanto juga menekankan sejumlah langkah penting yang harus dilaksanakan, di antaranya meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan melalui pemetaan wilayah rawan bencana serta deteksi dini terhadap potensi terjadinya bencana alam.

 “Utamakan keselamatan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas. Laksanakan langkah evakuasi secara cepat, terencana, dan humanis, khususnya terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas,” pesannya.

Yanto meminta kepada seluruh unsur meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah desa, perangkat kecamatan, tokoh masyarakat, serta relawan guna mempercepat penyampaian informasi dan penanganan apabila terjadi bencana.

“Saya mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk tidak bekerja sendiri-sendiri. Jadikan sinergitas dan kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi setiap potensi bencana. Kita harus selalu siap, karena bencana tidak dapat diprediksi secara pasti kapan dan di mana akan terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, kecepatan respons, ketepatan tindakan, serta koordinasi yang baik menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat bencana.

"Kami berharap seluruh elemen dapat terus meningkatkan kepedulian, kesiapsiagaan, dan kerja sama demi mewujudkan Kabupaten Jombang yang tangguh bencana serta memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat," tandasnya.

Editor : Zainul Arifin

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network