Dari sektor ekonomi, kehadiran puluhan ribu muktamirin dan penggembira dari seluruh penjuru tanah air diproyeksikan akan menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal.
Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM lokal dipastikan akan merasakan dampak ekonomi langsung, termasuk optimalisasi peran BUMDes Tambakrejo dalam mengelola potensi ekonomi desa selama acara berlangsung.
Di sisi lain, Muktamar NU ke-35 tahun 2026 ini juga menjadi katalisator percepatan pembangunan infrastruktur publik di Kabupaten Jombang, yang manfaat jangka panjangnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas pasca-event.
Secara sosiokultural, perhelatan ini semakin memperkokoh legitimasi historis Jombang sebagai rahim lahirnya Nahdlatul Ulama sekaligus menegaskan jatidiri Jombang sebagai "Kota Santri" yang inklusif, ramah, dan representatif dalam menyelenggarakan agenda-agenda berskala nasional maupun internasional.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
