JOMBANG, iNewsMojokerto.id – PT PLN (Persero) UP3 Mojokerto memastikan keandalan pasokan listrik di Kabupaten Jombang dengan menyiagakan ratusan personel dan peralatan kelistrikan selama masa siaga Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Selama periode 14–29 Maret 2026, PLN mengoperasikan 4 Posko Siaga Kelistrikan sebagai pusat pemantauan sistem dan percepatan penanganan gangguan. Sebanyak 34 pegawai, 128 petugas pelayanan teknik, serta 7 personel PDKB disiagakan untuk menjaga keandalan jaringan listrik.
Berbagai peralatan pendukung juga dipersiapkan, mulai dari genset, gardu bergerak (UGB), kabel bergerak (UKB), UPS, hingga armada pelayanan teknik, guna memastikan respons cepat dalam kondisi darurat.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik, PLN juga menyediakan 2 lokasi SPKLU, yakni di PLN ULP Jombang dan Rest Area KM 695A Jombang.
PLN turut memberikan perhatian khusus pada lokasi strategis, termasuk masjid dan pondok pesantren yang menjadi pusat kegiatan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Pengamanan dilakukan melalui pemantauan intensif serta dukungan sistem cadangan listrik guna memastikan kegiatan ibadah berjalan lancar.
Manajer PLN UP3 Mojokerto, Muhammad Syafdinnur, menegaskan komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik. “Jombang memiliki banyak pusat kegiatan keagamaan dan pondok pesantren. PLN berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap andal agar seluruh aktivitas ibadah dapat berjalan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujarnya.
PLN mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengaduan melalui PLN Mobile atau Contact Center 123 yang siaga 24 jam. Dengan kesiapan personel, peralatan, dan sistem yang terintegrasi, PLN UP3 Mojokerto optimistis dapat menghadirkan pasokan listrik yang andal sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
