Heboh Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Sungai Jombang, Begini Kisahanya

Jajang Sutris
Penemuan mayat bayi perempuan di aliran sungai anak Brantas Desa Sudimoro Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang pada Minggu 15 Maret 2026. Foto: Mojokerto.iNews.id/Jajang Sutris

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Warga Desa Sudimoro Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) siang, heboh. Kehebohan dipicu penemuan mayat bayi perempuan di aliran sungai anak brantas desa setempat sekitar pukul 12.00 Wib.

Penemuan mayat bayi itu bermula seorang warga bernama Guzin Mahendra (37) melintas di bantaran anak Sungai brantas. Guzin mengaku diberitahu pekerja penggilingan padi, bahwa ada mayat bayi di sungai.

Tak berapa lama pandangan matanya tertuju ke arah sungai dan melihat sesosok mayat bayi yang mengapung di sungai. Guzin segera memberitahu penemuan jasad bayi malang itu ke warga sekitar.

"Saksi bersama warga lainnya yang melihat tentang adanya penemuan mayat bayi mengapung di aliran anak sungai kali brantas itu, berhasil menyandarkan di kaki jembatan sungai agar mayat tidak terbawa arus," kata Kapolsek Megaluh, AKP Trisula Hadi Warjianto.

Penemuan mayat bayi tersebut dilaporkan ke Polsek Megaluh. Mendapat laporan warga, Polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Tak berselang lama tim Inafis Polres Jombang melakukan olah TKP.

Trisula menambahkan bahwa bayi tersebut masih memiliki tali pusar dan ari-ari yang belum terlepas, menandakan bahwa bayi itu kemungkinan baru saja dilahirkan sebelum akhirnya dibuang.

"Bayi yang ditemukan dalam kondisi meninggal tersebut berjenis kelamin perempuan masih ada tali pusarnya. Saat ini Jenazahnya dibawa ke RSUD Jombang," ujarnya.

Polisi menduga bayi tersebut dibuang orang tuanya. Polisi saat ini masih menyelidiki kasusnya untuk menemukan orang tua yang tega membuang bayi tersebut. "Saat ini masih dalam penyelidikan. Beberapa saksi telah dimintai keterangan," ujarnya.

Editor : Zainul Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network