Kecelakan lalu lintas gegara sopir kelelahan atau mengantuk kerap terjadi di jalan raya. Berikut beberapa tips aman berkendara yang dirangkum Mojokerto.iNews.id.
1. Tidur sebelum berkendara
Memastikan mendapatkan jam tidur yang cukup sebelum perjalanan dapat membantu Anda terhindar dari ngantuk saat berkendara. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan mental yang mirip dengan mabuk. Risiko kurang tidur selama 24 jam bahkan setara dengan kandungan alkohol dalam darah sebesar 0,1 persen.
2. Menepi istirahat tidur sejenak
Lebih baik menghabiskan waktu untuk tidur sejenak menghilangkan ngantuk daripada memaksakan tetap menyetir dengan risiko yang besar. Saat rasa kantuk tiba, segera menepi dan tidurlah selama kira-kira 15–20 menit. Tidur singkat yang juga dikenal dengan power nap ini bisa memulihkan lagi energi.
3. Lakukan peregangan ringan
Rasa kantuk dapat dirasakan saat melaju di jalanan yang cukup lengang. Untuk menghindari risiko kecelakaan, lebih baik segera menepi dan turunlah dari kendaraan. Lakukan peregangan otot kira-kira selama 10 menit. Bergerak secara aktif dapat membantu pikiran Anda tetap terjaga.
4. Beristirahat setiap dua jam
Serangan kantuk saat perjalanan panjang adalah hal yang sangat wajar. Untuk menghilangkan ngantuk saat berkendara, sebaiknya beristirahat setiap dua jam meski tidak mengantuk atau lelah. Sebab, jikalau tetap memaksakan mengemudi terus tanpa henti, tubuh dan mata justru menjadi cepat lelah yang malah mengundang kecelakaan.
5. Ajak teman
Hindari mengemudi seorang diri saat merasa kurang tidur atau sedang kelelahan berat. Ajaklah teman atau keluarga yang bisa menemani untuk diajak ngobrol sepanjang perjalanan. Akan lebih baik lagi jika orang yang menemani bersedia untuk bergantian mengemudi. Selain itu, menghindari rasa kantuk dapat dilakukan dengan menyetel musik.
Editor : Zainul Arifin
Artikel Terkait
