Potret 1.140 Jiwa di Utara Sungai Brantas Jombang Bertahan Hidup di Tengah Kemarau
Gagalnya fasilitas Pamsimas menyajikan air layak minum memaksa warga sepenuhnya bergantung pada alam yang sayangnya sedang tidak ramah.
Titik terang baru terlihat ketika truk tangki berwarna oranye milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang mulai menderu memasuki jalanan desa. Sorot mata warga yang kelelahan berganti menjadi antusiasme saat mengantre ember dan jeriken mereka.
Supervisor BPBD Jombang, Stevy Maria atau Pepy, menegaskan bahwa penanganan darurat di Desa Jipurapah kini menjadi prioritas. BPBD mengagendakan pengiriman air bersih secara berkala setiap dua hari sekali.
"Setiap dusun mendapat alokasi dua tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Jadi total bantuan yang kami guyur mencapai 10.000 liter per dusun dalam sekali penyaluran," papar Pepy.
Meski demikian, pasokan tangki BPBD hanyalah penyambung nyawa sementara. Terlebih lagi, Jipurapah kini memperpanjang daftar wilayah krisis air di Kabupaten Jombang menjadi tiga lokasi, menyusul Desa Latsari (Kecamatan Mojowarno) yang terkendala operasional irigasi perpompaan, serta Desa Kebondalem (Kecamatan Bareng) yang juga mengalami masalah kegagalan fungsi Pamsimas.
Editor: Zainul Arifin