Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sudah 12 Jam Kebakaran Pabrik Pakan Ternak di Jombang Belum Padam, Kok Bisa?
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Pabrik Pengolahan Bonggol Jagung di Jombang, 6 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:10 WIB
  • author Jajang Sutris
Kebakaran Pabrik Pengolahan Bonggol Jagung di Jombang, 6 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran pabrik pengolahan bonggol jagung untuk pakan ternak di Desa Latsari, Mojowarno Jombang. (Foto: Jajang)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Kebakaran melanda pabrik pengolahan bonggol jagung yang berada di Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jumat (24/7/2026 malam ini. Sebanyak 6 unit dan belasan personel pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan.

Informasi diperoleh, kebakaran pabrik pengolahan bonggol jagung untuk pakan ternak tersebut diketahui sekitar pukul 19.30 WIB, saat akan pergantian sif karyawan. Hingga Jumat malam ini, api masih belum berhasil dipadamkan lantaran banyaknya barang di dalam pabrik yang mudah terbakar. 

Salah satu warga setempat, Ridho (45) mengatakan kali pertama yang mengetahui kejadian tersebut adalah karyawan pabrik yang melihat kepulan asap. Tak lama, warga juga melihat asap membumbung tinggi. Setelah itu terjadi kebakaran hebat. 

"Itu pas mau pergantian sif karyawan. Warga juga tahunya ada asap membumbung serta ada suara ledakan kemungkinan dari mesin penggilingan, kemudian keluar api besar sampai sekarang," kata Ridho kepada iNewsMojokerto.id.

Sementara itu, dalam keterangan yang disampaikan Damkar Jombang, petugas menerima informasi kebakaran sekitar pukul 19.50 WIB WIB. Tak lama berselang, petugas Pos Damkar Ngoro meluncur ke lokasi dan melakukan operasi pemadaman di lokasi.

Karena api terus membesar membakar bangunan dan isinya, akhirnya mendatangkan Pos Damkar Mojoagung dan Jombang. Hingga pukul 22.30 WIB, petugas masih melakukan proses pendinginan. Total ada 6 unit pemadam ke lokasi.

"Damkar menerjunkan 3 pumper truck dan 3 suplai, jadi total 6 unit. Ada kesulitan pemadaman karena bahan mudah terbakar yakni tumpukan bonggol (janggel) jagung," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut