Rumah Wartawan MNC TV di Jombang Dibobol Maling, Motor Raib
JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Rumah wartawan MNC TV, Mukhtar Bagus Purnomo, yang terletak di Desa Sengon, Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang dibobol maling pada Sabtu (1/8/2026) dini hari.
Sepeda motor honda Vario 125 berpelat nomor polisi AG 5615 XR raib digondol pencuri. Mukhtar baru mengetahui sepeda motor miliknya hilang pagi hari saat hendak keluar rumah.
Mukhtar menceritakan, malam hari sepeda motor diparkir di teras rumah setelah digunakan aktivitas. Sebelum beristirahat, Mukhtar mengunci stang motor dan menutup pagar rumah serta mengunci.
Pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB, Muktar dibuat kaget karena motor berwarna hitam keluaran tahun 2013 miliknya tidak ada di teras lagi.
“Saya cek, pagar rumah masih tertutup. Dugaan saya, pelaku membuka pagar, membawa kabur motor, lalu menutup pagar kembali,” katanya
Mukhtar kemudian berusaha mencari keberadaan motornya dengan bertanya kepada sejumlah warga sekitar. Dari penelusuran, ia memperoleh informasi dari seorang tetangga mengaku sempat mendengar suara pagar rumah dibuka sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurut Mukhtar, tetangganya tidak menaruh curiga karena tidak mendengar suara mesin sepeda motor. Warga mengira suara pagar berasal dari dirinya yang hendak keluar rumah untuk salat subuh atau ke masjid.
Keterangan saksi tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa aksi pencurian terjadi pada dini hari ketika penghuni rumah sedang beristirahat. Korban juga memastikan tidak ada anggota keluarga yang menggunakan sepeda motor pada waktu itu.
Kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor ) itu telah dilaporkan ke Polsek Jombang. Mukhtar berharap polisi dapat segera menangkap pelaku sekaligus menemukan kembali kendaraannya.
“Sudah laporan ke Polsek Jombang. Harapannya pelaku dapat segera tertangkap dan sepeda motor bisa ditemukan kembali,” katanya.
Kapolsek Jombang AKP Edy Widoyono mengatakan bahwa laporan korban saat ini tengah ditindaklanjuti oleh petugas untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. "Anggota sudah turun lapangan melakukan penyelidikan," katanya.
Editor : Arif Ardliyanto