get app
inews
Aa Text
Read Next : Eratkan Silaturahmi, Sarung Mangga Wujudkan Khidmat di Muktamar ke-35 NU Jombang

Fenomena Bediding Diperkirakan Hingga Muktamar NU di Jombang, Ini Saran Dokter untuk Muktamirin

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:52 WIB
header img
Direktur RSUD Jombang dr Puji Umbaran. (Foto: Zainul Arifin)

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Fenomena bediding yang menyebabkan suhu udara terasa lebih dingin pada malam hingga pagi hari yang terjadi saat ini diperkirakan berlangsung hingga pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang pada akhir Agustus nanti.

Bahkan, Direktur RSUD Jombang, dr. Puji Umbaran menyebut angin akan semakin kencang hingga suhu udara terasa semakin dingin pada Bulan Agustus nanti. Untuk itu, panitia diharapkan siap menghadapi cuaca cukup dingin nantinya.

"Mungkin AC atau pendingin ruangan penginapan muktamirin diatur sedemikan rupa. Tapi sepertinya panitia sudah tahu, karena juga ada tim medis yang disiapkan oleh panitia," kata dokter Puji ditemui di RSUD Jombang, Selasa (28/7/2026).

Bediding merupakan fenomena atmosfer yang normal terjadi selama musim kemarau. Fenomena tersebut bukan dampak langsung perubahan iklim, melainkan bagian dari dinamika iklim musiman yang hampir selalu terjadi pada periode Juni hingga September.

Menurut dokter Puji, perubahan suhu ekstrem saat ini dapat menyebabkan kondisi tubuh mudah drop. Maka, masyarakat Jombang termasuk muktamirin NU nantinya disarankan menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang cukup, sesuai dengan keseimbangan gizi.

Selain itu, juga minum air dan istirahat harus cukup. Puji juga menyarankan apabila keluar rumah pada siang hari karena angin dan debu cukup banyak, untuk memakai masker. Hal itu supaya tidak terjadi penghirupan debu dan iritan iritan lain yang masuk ke saluran pernapasan.

"Dikhawatirkan tentunya gesekan itu menyebabkan infeksi saluran napas yang bisa berdampak. Karena terbukti bahwa kunjungan pasien dengan gangguan saluran napas cukup signifikan, ada kenaikan. Jadi ini adalah bagian dari dampak perubahan cuaca ini," ujarnya.

Editor : Zainul Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut