Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sampah Kediri Makin Menggunung, Legislator Jatim Buka Peluang Ubah Jadi Listrik
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Peristiwa Berdarah di Kediri, Tetangga Bacok Ibu dan Anak Gegara Saluran Air

Minggu, 26 Juli 2026 | 16:42 WIB
  • author Joko Dwi
Kronologi Peristiwa Berdarah di Kediri, Tetangga Bacok Ibu dan Anak Gegara Saluran Air
Polisi dan warga berada di lokasi dugaan penganiayan tetangga di Semen, Kediri. (Foto: Joko Dwi)

KEDIRI, iNewsMojokerto.id – Perselisihan antar-tetangga diduga dipicu pembangunan saluran air nyaris merenggut nyawa ibu dan anak di Dusun Nglangu, Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Perempuan berinisial Sus (45) dan putrinya Nur (17) mengalami luka akibat luka bacok yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri, MY (37). Kedua korban kini dirawat intensif di RS Bhayangkara Kota Kediri.

Informasi diperoleh, peristiwa berdarah itu terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, MY diduga mendatangi rumah Sus setelah terjadi perselisihan hebat gegara pembangunan saluran air yang disebut mengenai pondasi rumahnya.

Dalam narasi yang beredar, MY diduga memiliki keyakinan bahwa anaknya yang masih balita terus menangis karena dipengaruhi hal mistis. Namun, dugaan tersebut belum memiliki dasar pembuktian dan masih menjadi bagian dari motif yang didalami penyidik.

Saat cekcok berlangsung, Sus berusaha melerai pertengkaran. MY kemudian diduga pulang ke rumah mengambil sebilah sabit dan kembali ke lokasi lalu melakukan dugaan penganiayan. MY diduga menendang Sus hingga terjatuh sebelum mengayunkan sabit ke arah kepala korban.

Nur yang berusaha menolong ibunya juga menjadi sasaran serangan. Akibatnha mengalami luka bacok pada bagian tangan dan berhasil menyelamatkan diri sambil meminta pertolongan warga sekitar. 

MY kemudian diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas kepolisian. Sementara kedua korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk menjalani perawatan medis.

Kanitreskrim Polsek Semen, Aiptu Fredy Kurnia, membenarkan tragedi yang nyaris merenggut nyawa ibu dan anak tersebut.

Polisi telah mengamankan terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti sebilah sabit, pakaian korban, sampel darah di lokasi kejadian, serta hasil visum untuk kepentingan penyidikan.

"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh motif serta kronologi kejadian," ujarnya.

Editor: Zainul Arifin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut